Blogger Widgets

Sabtu, 15 Februari 2014

Kisah Awal Gitar Fender

Diantara merk gitar yang benar-benar dikenal di semua dunia yakni “fender”. Nama fender di ambil dari nama pembuatnya, Clarence Leonidas Fender, seorang yunani amerika yang hidup pada tahun 1909 sampai tahun 1991. Clarence Leonidas Fender, biasa dikenal sebagai Leo Fender, dilahirkan pada tanggal 10 agustus 1909, serta meninggalkan dunia yang fana ini pada tanggal 21 maret 1991. Dia meninggal, sesudah sekian lama menderita komplikasi dari “parkinson’s disease”.
Leo Fender memulai pembuatan gitarnya pada tahun 1946, dari cuman suatu hal gudang kecil yang pada mulanya bersifat bengkel reparasi radio disalah satu sudut terpencil di california, sampai saat ini jadi konglomerat besar kelas dunia penghasil gitar berkualitas tinggi dengan nama “fender musical instruments corporation” atau fmic. Fender sudah jadi “brand” populer sebagai penghasil electric instruments, layaknya gitar, bass gitar dan juga amplifiers.
Fender lantas popular, setelah sukses mendesain gitar yang gampang dipegang, gampang di “tune” serta juga yang amat penting enak dimainkannya. Keunggulan itu paralel dengan kemampuannya bikin suara dari gitar yang dapat menetralisir nada “feed back” yang dihasilkan senar gitar melalui amplifier yang juga di design dengan spesial.
Leo Fender, mula-mula muncul dipasaran dengan gitar fender tele atau “telecaster” yang dikeluarkannya pada tahun 1949, merupakan product pabrik Fender di Fullerton, California.
Sehabis menerima banyak masukan, berbentuk petunjuk serta kritik dari banyak pemain gitar fender tele ini, Leo Fender bekerja keras dengan beberapa pekerjanya untuk menyempurnakan gitar fender. Sangat akhir, sesudah memperoleh banyak juga masukan dari pemain gitar yang piawai kala itu, Bill Carson, maka fender mengeluarkan produk barunya yang berbentuk penyempurnaan dari jenis pada awalnya (fender tele) jadi sesuatu gitar yang lantas popular dengan nama fender strat atau “stratocaster”. Fender stratocaster ini diluncurkan pada tahun 1954. Leo dengan sangat cerdas, menjaga jenis “telecaster” yang telah kadung memiliki penggemarnya tersendiri, serta lantas juga memasarkan varian barunya “fender stratocaster”, sesuatu gitar yang disebut product dari “redesigning” telecaster.
Strategi menangkap pasar dari sebagian pengagum gitar, diawali dengan dua type gitar fender ini. Pada awalnya, dia juga udah bikin dan memperkenalkan product yang lain yakni bass guitar fender. Cukup banyak musisi yang menyenangi serta terlebih fanatik dengan bass guitar fender ini, sampai dengan Leo memperkenalkan terobosan barunya dengan bentuk bas gitar jazz, yang akan meraih pasaran sebagai “best selling bass guitar” di tahun 1960.
Kunci kesuksesan Leo Fender yakni ada pada inovasi serta kreativitasnya yang “gak ada matinye!” Dia dikenal sebagai produsen dari “new and innovative instruments”, yang selalu meng “create and amplify music” serta juga mem “shape the way we hear music”. Pendek kata Leo melakukan strategi yang senantiasa “never stop create the new!”
Product sesudah itu yang juga lalu mendapatkan penggemarnya tersendiri yaitu yang disebut “fender jaguar”, yang sesuai namanya tampilan gitar ini lebih galak dengan semakin banyak tombol pengatur suara sebagai ciri khas nya. Jaguar, dapat dikatakan hanya punya sedikit pengagum dibanding dengan ke-2 type pada mulanya yakni tele dan strat. Yang sangat banyak beredar di seluruh dunia, pengagum terbanyak yakni dari type stratocaster. Uniknya adalah, leo fender udah bisa mengkotak-kotakan sebagian pemain gitar di jagad ini jadi pemain gitar yang menyukai dengan “telecaster”, “stratocaster” dan “jaguar” yang kesemuanya merupakan keluarga besar “Fender”.

-S-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar